Korsel Mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020, 2 Negara Siap Jadi Pengganti

Satu per satu negara peserta ajang bulu tangkis beregu paling bergengsi di dunia, Thomas dan Uber Cup 2020, memutuskan mundur.

Terbaru, Korea Selatan (Korsel) memilih untuk menarik partisipasi tim putra dan putri mereka dari kejuaraan bulu tangkis dua tahunan tersebut.


"Skuad (Thomas dan Uber) sebenarnya akan masuk tahap finalisasi pada 18 September, tetapi kami memutuskan mundur dari Thomas dan Uber Cup," tulis rilis Badminton Korea yang dilansir Sports Seoul, Jumat (11/9/2020).


"Ini berdasarkan pada keputusan dari pertemuan komite dan pemerintah (Korsel). Kami pun tahu Australia, Taiwan, dan Thailand memutuskan tidak berpartisipasi (di Thomas dan Uber Cup 2020)."


Meski tidak menjelaskan secara rinci alasannya, kemungkinan besar situasi pandemi Covid-19 menjadi pertimbangan utama Korsel mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020.


Keputusan Korea Selatan ini menambah panjang negara peserta yang memilih untuk menarik diri dari turnamen yang akan digelar di Aarhus, Denmark itu.


Ada yang pergi ada pula yang datang. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pun mengundang negara-negara yang tidak lolos kualifikasi untuk tampil di putaran final nanti.


Finlandia menjadi negara pertama yang menerima undangan BWF untuk tampil di Thomas Cup 2020 pada 3-11 Oktober mendatang.


Melalui laman resmi valmennuskeskus.sulkapallo.fi, Badminton Finlandia mengaku tengah menyiapkan skuad terbaik untuk tampil di kategori putra sejak terakhir kali pada 1994.


"Ini merupakan peluang besar bagi kami berlaga di putaran final Thomas Cup," ujar kepala pelatih timnas Finlandia, Anu Nieminen.


"Tim yang berlaga akan diumumkan pada 18 September, lengkap dengan skuad pelatih. Kami akan segera melakukan pemusatan latihan," imbuhnya.


Setelah Finlandia, Swedia pun menerima undangan dari BWF untuk tampil di ajang Uber Cup 2020 di Denmark.


Kepala pelatih timnas Swedia, Thomas Angarth, menyambut gembira undangan BWF untuk membawa tim putri terbaik mereka ke Denmark bulan depan.


"Peluang besar bagi tim putri kami untuk berpartisipasi di ajang bulu tangkis terbesar dan paling bergengsi ini," ujar Thomas Angarth dilansir dari badminton.nu.


"Kami sangat menantikankan turnamen ini. Kami yakin dan percaya bisa meraih kesuksesan di kejuaraan kali ini," ia menambahkan.


Walaupun telah dipastikan tampil di Thomas dan Uber Cup 2020, baik Finlandia maupun Swedia belum mengetahui grup mana yang akan mereka tempati.


BWF pun belum memberikan penjelasan apakah akan tetap menggunakan format 16 peserta per kategori, yang berarti mengundang lebih banyak negara untuk mengisi kursi kosong, atau menggunakan aturan baru.


Sejauh ini Thomas dan Uber Cup 2020 dijadwalkan berlangsung pada 3-11 Oktober 2020 di Aarhus, Denmark dan dapat disaksikan melalui siaran langsung PBSI Thomas Cup di Mola TV.

Korsel Mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020, 2 Negara Siap Jadi Pengganti | Zaen Ahmad | 5