Ulasan Seputar Sejarah Warna Kuning Jersey Timnas Brazil

Masing-masing negara memiliki ciri khas tersendiri untuk jenis seragam yang akan dipergunakan saat bertanding baik untuk pertandingan kandang ataupun pertandingan tandang. Ciri khas dari jersey yang dipergunakan tersebut salah satunya adalah warna sehingga tidak heran jika penggemar bola yang hendak membeli jersey seperti di toko online, langsung tahu itu jersey apa tanpa harus melihat deskripsi yang ditawarkan. Salah satu timnas yang memiliki warna khusus adalah Brazil. Jersey Timnas Brazil mudah dikenali karena warna kuningnya yang dominan.

Jersey berwarna kuning tersebut dipergunakan untuk jersey kandang atau jersey home. Walaupun ada perubahan dari tahun ke tahun untuk jersey Brazil yang akan dipergunakan untuk menjamu tamunya saat bertanding, namun, warna kuning tetap menjadi warna dominan untuk tim nasional Sama tersebut. Awalnya, seragam milik Brazil bukan warna kuning melainkan warna biru putih.

Perubahan dari warna putih dan biru untuk seragam timnas Brazil tersebut terjadi setelah tragedi Maracanazo. Kejadian tersebut terjadi pada tahun 1950. Saat itu, di final WC kala Brazil berhadapan dengan Urguay, sebagai tuan rumah, negeri Samba tersebut kalah 1-2 dari Uruguai. Karena kejadian kekalahan Brazil di stadion Maracana tersebut, yang dianggap sama seperti bencana nasional menyebabkan Correio da Manha mengadakan sayembara. Media massa di Brazil tersebut melakukan sayembara untuk melupakan tragedi kekalahan tersebut dan dalam sayembara tersebut, para peserta harus memuat desain jersey baru dengan warna yang ada di bendera Brazil karena warna putih pada jersey kala itu dianggap sial.

Dari sayembara yang dilaksanakan oleh Correio da Manha, banyak yang akhirnya ikut sayembara tersebut dan akhirnya, seorang remaja berusia 19 tahun yang bernama Aldyr Gracia Schlee yang mengalahkan 300 kontestan yang lainnya mengusulkan untuk menggunakan warna kuning hijau sebagai atasan, biru untuk celana dan putih untuk warna kaos kakinya. Dari usulan tersebut, akhirnya warna jersey timnas Brazil hingga kini menggunakan dominasi warna tersebut.

Setelah itu dari tahun ke tahun Brazil merombak desain jersey beberapa kali namun tetap mempertahankan warna yang sama. Akhirnya, di tahun 1997, Brazil menggandeng apparel N*ke untuk menjadi sponsor utama pakaian resmi yang dipergunakan untuk timnas. Setelah perjanjian yang dilakukan oleh kedua pihak tersebut, pihak apparel melakukan minimal 4 kali design ulang untuk jersey yang akan dipergunakan oleh timnas Brazil.

Perubahan design dari jersey timnas Brazil diantaranya yaitu:

  • Di tahun 2002, Brazil tetap menggunakan jersey dengan kerah yang sama namun memiliki ukuran yang lebih kecil. Sedangkan warna yang dipergunakan adalah kuning pucat dan lebih menyerupai warna lemon yang menggambarkan gaya permainan tim yang agresif serta dinamis.
  • Piala dunia 2006, jersey Brazil kembali menggunakan warna kuning marigold. Hal tersebut disebabkan karena berdasarkan riset yang dilakukan mengenai arti jersey bagi negara serta fans Brazil menghasilkan kesimpulan jika seragam timnas haruslah menghormati nilai dari sejarah design untuk menjadi semangat bagi tim.
  • Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, design timnas Brazil mengacu pada seragam yang dipergunakan di tahun 1970an yang dianggap sebagai masa keemasan bagi timnas Brazil dan terlihat seperti kaos sederhana.
  • 2014, apparel mengadopsi tema cool under pressure dan design untuk timnas mencerminkan warisan serta semangat Brazil. Design yang dibuat apparel mirip merancang bendera kedua untuk suatu negara yang wajib menghormati masa lalu, negara dan kebudayaannya.
  • 2018, di bagian depan jersey menggunakan ventilasi yang bentuknya menyerupai kupu-kupu untuk mengurangi gerah saat bertanding.
Ulasan Seputar Sejarah Warna Kuning Jersey Timnas Brazil | Zaen Ahmad | 5